Sudah pernah mendengar sebuah smartphone dengan merek satu ini? Ya, itel. Meski terdengar sedikit aneh (terutama bagi mereka yang terbiasa berkomunikasi dengan Bahasa Jawa), produknya Yakni itel Vision 2 hadir dengan spesifikasi kompetitif & harga terjangkau.
Rilisan terbarunya, itel Vision 2 jadi penawaran paling premium—yah walaupun harganya pun Lagi murah, nggak Tiba Rp1,5 juta. Karena beberapa seri sebelumnya lebih terjangkau, bahkan hanya Rp999 ribu. Mengukuhkan komitmen itel yang memang Ingin serius pada segmen smartphone kelas entri. Tentu cocok Kepada konsumen di Tanah Air.
Walaupun Lagi baru di Indonesia, sejatinya itel sudah berumur lebih dari 10 tahun, dan sudah tersedia di Sekeliling 50 negara berbeda. Tergabung dalam perusahaan induk Transsion Holdings yang menaungi Infinix serta TECNO Mobile. Jadi jangan heran kalau vibe atau kesan yang ditawarkan kurang lebih sama.
Sedikit Mengungguli ekspektasi saya, cukup banyak yang Pandai ditawarkan oleh itel Kepada sebuah smartphone murah lewat itel Vision 2. Seperti apa impresi penggunaannya? Berikut ulasan lengkapnya.
Desain
Mirip smartphone kelas entri lain? Ya, betul. Sejak awal menggunakannya, saya langsung teringat dengan TECNO Spark 6 Go maupun seri kelas entri lain dari Infinix. Tapi Terdapat beberapa poin dari desain itel Vision 2 yang saya apresiasi.
Pertama, finishing bodi belakangnya yang, meskipun plastik, gunakan permukaan doff atau matte. Dengan begitu, bekas sidik jari tak mudah terlihat alias nggak gampang kotor, plus Kagak licin. Saya juga Menyaksikan adanya Pengaruh garis berpendar yang memusat dari modul kameranya.
Dengan ketebalan 8,3mm, cukup mudah dimasukkan ke kantong, meskipun dimensinya cukup besar dan berbobot. Modul kamera belakang dibuat rata, ditemani dengan logo itel dan sebuah sensor sidik jari—fitur yang Lagi tergolong jarang Kepada smartphone kurang dari Rp1,5 juta.
Lengkungan yang Terdapat di bagian kiri dan kanan bodi belakang juga menambah kenyamanan Begitu digenggam. Kepada kelengkapan, konsumen diberikan sebuah frosted hardcase pada paket penjualannya. Melindungi Dekat seluruh sisi bodi kecuali bagian bawahnya saja.
Layar
Kini smartphone sejutaan tak Tengah Mempunyai dimensi layar kecil atau tampilan jadul. itel Vision 2 menjadi salah satu Misalnya yang Berkualitas, Mempunyai dimensi layar 6,6 inci berjenis Dot-Notch. Ya, bukan waterdrop, tapi sudah Guna desain punch-hole, walaupun bezel kameranya tergolong lebih tebal.
Resolusinya HD+, tanpa embel-embel akurasi Rona tinggi maupun lainnya. Tetapi secara kualitas, sudah sangat oke. Terang pada layar cukup imbang tanpa screen bleeding yang dominan, juga termasuk sudut pandangnya yang lebar. Jadi cocok buat Engkau yang cari smartphone terjangkau Kepada nonton serial televisi dari platform streaming favorit.
Saya juga Kagak menemukan isu terkait respon sentuh yang juga cukup Standar ditemui pada Android terjangkau, alias oke-oke saja buat ketik-ketik Segera atau main gim kasual. Menariknya, terdapat opsi Kepada tingkatkan kontras Tiba temperatur Rona.
Kamera
Terlihat seperti punya empat sensor kamera Primer? Jangan salah, karena yang Betul-Betul fungsional hanya dua. Ya, sama seperti dua merek smartphone yang Lagi bersaudara, itel Vision 2 punya sensor ketika yang disebut dengan AI Lens.
Sementara dua sensor lainnya adalah sensor Primer 13MP, plus makro 2MP Kepada objek dengan jarak sangat dekat. Fitur kameranya sangat-sangat lengkap. Mulai dari AI Scene Detection, mode profesional, mode malam Spesifik, dan tentunya mode potret. Spesifik mode terakhir, juga tersedia pada kamera depannya.
Adanya mode-mode tersebut cukup Pandai meningkatkan hasil foto dari sensor Primer itel Vision 2. Nggak banyak sih memang—mode malam, misalnya, yang seringkali seperti sekadar Meningkatkan ISO saja. Pengaruh HDR-nya pun tak berikan Akibat masif. Kembali Tengah ke segmen harganya, ini sudah cukup Berkualitas.
Hasil foto lengkap dari itel Vision 2 Pandai Engkau cek pada album berikut ini.
Begitu pula dengan perekaman videonya yang belum dilengkapi EIS, jadi harus gunakan alat tambahan supaya footage video terlihat lebih Konsisten. Resolusi maksimumnya Pandai mencapai full HD, dan Spesifik kamera depan, dapat dikombinasikan dengan Pengaruh beauty.
Fitur
Mengingat chipset yang digunakan tergolong sederhana, itel memilih Kepada menjalankan Android Go edition supaya lebih ramah dengan CPU lawas plus kapasitas memori lebih rendah. Versi Android-nya sendiri belum yang terbaru, alias Lagi Android 10. Tetapi jangan salah, fitur yang dibawa sangat banyak.
Bahkan Mengungguli beberapa UI merek lain yang Guna Android versi standar. Tema? Terdapat. Fitur gestur? Terdapat. Yang menarik, Terdapat menu Social Turbo dengan Variasi kemampuan seperti video beauty Begitu lakukan panggilan video, perekaman Bunyi telepon WhatsApp, bahkan Pandai bikin stiker WhatsApp secara langsung.
Minusnya adalah jumlah bloatware yang cukup banyak. Dan Begitu pertama kali menggunakannya, bakal banyak sekali notifikasi yang diterima tiap harinya. Pandai dihilangkan sih, dengan meng-uninstall maupun menonaktifkan notifikasi dari masing-masing aplikasi sistem supaya tak mengganggu.
Layar terasa terlalu besar? itel sediakan opsi one handed mode Kepada itel Vision 2. Cukup tekan pintasan pada bar notifikasi, dan dimensi tampilan layar bakal sedikit mengecil. Seluruh jadi terjangkau dengan ibu jari Begitu menggenggamnya satu tangan.
Performa
Itel Vision 2 jalankan chipset yang sama persis seperti Nokia C3, Yakni Unisoc SC9863a, sebuah cip jadul meski sudah gunakan arsitektur CPU octa-core. Di smartphone Nokia, performanya cukup mengesalkan. Tetapi Kagak pada smartphone yang Bahkan fiturnya lebih banyak.
Mungkin berkat Sokongan dari RAM 3GB serta penyimpanan internalnya yang luas di 64GB—Lagi Pandai diekspansi dengan kartu microSD 128GB, sehingga chipset tak perlu bekerja terlalu keras. Ngebut? Tentu Kagak, tapi kecepatan buka tutup hingga pindah aplikasi tak Tiba Membangun kesal. Setara dengan smartphone Rp1,5 jutaan lainnya.
Baterai
Meski layarnya tergolong sangat besar, kapasitas baterai 4,000 mAh yang disiapkan Kepada itel Vision 2 sanggup membuatnya digunakan hingga sehari penuh. Screen on-time yang saya raih kisaran 4 jam, dengan sedikit baterai tersisa di pagi hari. Mungkin karena performanya, jadi penggunaan tak Pandai terlalu intensif.
Lagi Guna port micro USB, dan tentunya belum mendukung fast charging. Sehingga proses isi dayanya Pandai mencapai kurang lebih dua jam.
Konklusi
Singkatnya? Oke juga ya. Kualitas yang diberikan secara keseluruhan memang Pandai jadi bukti kalau itel sudah lebih dari 10 tahun eksis. Tak banyak smartphone terjangkau yang Pandai berikan fitur komplet, dengan menyiasati kekurangan agar tak terlalu dominan.
Belum fast charging? Wajar, kompetitor pun belum. Guna chipset Unisoc? Sama, lainnya juga. Tapi dengan layar besar, fitur kamera segambreng, plus desain yang cukup kece. Kehadiran itel Vision 2 bakal mendisrupsi kompetitor Kepada berikan penawaran lebih Berkualitas.
Spesifikasi itel Vision 2

General
Device Type | Smartphone |
Model / Series | itel Vision 2 |
Released | 16 Juni, 2021 |
Status | Available |
Price | Rp1.449.000 |
Platform
Chipset | Unisoc SC9863a (28nm) |
CPU | Octa-core (4×1.6 GHz Cortex-A55 & 4×1.2 GHz Cortex-A55) |
GPU | IMG8322 |
RAM (Memory) | 3GB |
Storage | 64GB |
External Storage | Up to 128GB (dedicated slot) |
Operating System | Android 10 |
User Interface | itel OS |
Design
Dimensions | 164.7×76.3×8.3mm |
Design Features |
Plastic Back Colours: Bluish, Grey Navy Blue |
Battery |
Li-Po 4000 mAh, non-removable 10W charging |
Display
Screen Type | IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors |
Size and Resolution | 6.6 inches 720 x 1600 pixels |
Touch Screen | Capacitive touchscreen |
Features | Dot Notch |
Network
Network Frequency |
GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2 3G HSDPA 850 / 900 / 2100 4G band 1, 3, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 40, 41 |
SIM | Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by) |
Data Speed | HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps |
Camera
Multi Camera | Yes (Rear) |
Rear | 13 MP, f/1.8, AF; depth sensor; AI Lens |
Front | 8 MP f/2.0 |
Flash | Dual LED flash |
Video | 1080p 30fps |
Camera Features | AI, Portrait, Pro, Night, |
Connectivity
Wi-fi | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot |
Bluetooth | Yes, Bluetooth 4.2 |
USB | microUSB 2.0, USB On-The-Go |
GPS | Yes, with A-GPS; |
HDMI | No |
NFC | |
Infrared | No |
Smartphone Features
Multimedia Features | Audio party mode, bike mode, WhatsApp mode |
FM Radio | Yes |
Web Browser | HTML5 (Android Browser) |
Messaging | SMS (threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM |
Sensors | Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity |
Other | Face and Fingerprint unlock |
Eksplorasi konten lain dari Jagatgame.id.id
Berlangganan Kepada dapatkan pos terbaru lewat email.