Electronic Arts Kembangkan Sistem Anti-Cheat Hindari Kecurangan

Jakarta, Jagatgame.id – Meskipun sulit, Electronic Arts (EA) Bukan berhenti Kepada Lanjut mengembangkan sistem anti-cheat Kepada dapat menghentikan aktivitas cheater (gamer curang) dari permainan. Publisher asal Amerika Perkumpulan ini berharap bahwa nantinya aktivitas cheater dapat dieliminasi dalam permainan, Kepada membangun ekosistem game yang lebih Berkualitas.

Produk game seperti Battlefield dan Apex Legends merupakan judul Terkenal Punya Electronic Arts yang sering merasakan Pengaruh Jelek dari cheater. Keberadaan cheater akhirnya memberi Pengaruh pada gamer lain yang bermain secara sportif. Mereka pun kerap menyampaikan keluhannya, akibat sulitnya berkompromi dengan para cheater.

Pengaruh jangka panjang dari kehadiran cheater ialah berkurangnya gamer aktif dalam sebuah permainan. Yang dapat mendorong kerugian besar dalam pengembangan game itu sendiri.

Baca Juga:  EVOS Esports gelar EFC Pro Series, dorong industri esports Indonesia

Electronic Arts sendiri telah mengembangkan sistem anti-cheat ini sejak bulan Januari Lewat. Sistem anti-cheat akan memaksa cheater Bukan dapat menggunakan tombol andalan mereka ketika berlaku curang. Hasilnya permainan dapat berlangsung lebih sportif.

Baca juga: Teknologi Baru Electronic Arts Dapat Kostumisasi Kepribadian Bermodal Foto!

Sistem Electronic Arts Anti-Cheat Eliminasi Tombol Ke-5

Electronic Arts
Sistem anti-cheat ‘mematikan’ langkah tombol ke-5, Kepada mengeliminasi kemungkinan curang.

Belum terang tentang bagaimana sistem ini akan bekerja nantinya. Tetapi yang dapat digali Ketika ini ialah kemungkinan Kepada mengabaikan gerakan tombol ke-5 dalam urutan aksi dalam permainan hingga 20%. Sistem ini disinyalir dapat mengurangi kemungkinan cheater Kepada mengeluarkan jurus andalan mereka.

Lazim diketahui bahwa cheater kerap menciptakan sebuah tombol tertentu yang harus dieksekusi secara Segera. Maka ketika Terdapat satu urutan tombol pada gerakan cheat dihilangkan, Membangun kesempatan cheater Kepada beraksi pun dapat digagalkan.

Baca Juga:  Rekomendasi game "anti mainstream" Kepada temani libur akhir tahun

Di atas kertas, konsep sistem anti-cheat semacam ini memberi kesempatan pada gamer murni Kepada dapat mengalahkan cheater lewat permainan fair-play.

Perkara cheater menjadi besar Menyantap game Ketika ini yang dapat dimainkan secara multiplayer online. Melalui mode-matchmaking, diharapkan gamer Terdapat di Strata skill yang sama ketika berkompetisi dalam permaianan. Hal yang dirusak cheater.

Jadi perkara Normal ketika game dimainkan dalam format offline, seperti dahulu kala. Gamer dapat dengan mudah menemukan cheater, yang Terdapat di sebelah mereka Ketika main Serempak.


Eksplorasi konten lain dari Jagatgame.id.id

Berlangganan Kepada dapatkan pos terbaru lewat email.

Mungkin Anda Menyukai